NURJAMAN adalah salah satu generasi muda yang terbilang generasi emas. Beliau dikenal masyarakat karena keberhasilannya dan keramahannya hingga sukses menjadi anggota DPRD Kota Depok Periode 2014-2019. Keberhasilan ini tak lepas dari perjalanan sejarah dan lika-liku yang begitu panjang hingga membuat dirinya yang masih terbilang muda mampu dipercaya menjadi perwakilan masyarakat Depok. Nurjaman Di Masa Kecil Dirinya dilahirkan di Bandung , Jawa Barat, pada tanggal 15 November 1990, tepatnya Kampung Saang Hilir, Desa Karang Tanjung, Jawa Barat. Desa ini juga punya julukan Nagara Beling dikarenakan jauh dan terkesan terpelosok. Tetapi itu semua tidak membuat dirinya juga ikut terpelosok. Dia adalah anak dari pasangan H. Ade rohim dan ibu Hj. Cucu hasanah. Nurjaman adalah anak ketujuh dari tujuh bersaudara. Orang tuanya bukanlah orang kaya, bahkan bisa dibilang keluarga ekonomi yang cukup sederhana. Dia dan saudara-saudaranya terbiasa hidup dalam kesederhanaan. Kehidupan telah menempa Nurjaman kecil menjadi pribadi yang tangguh. Bahkan, untuk membantu orang tuanya yang hanya sebagai buruh serabutan untuk mengurusi biaya sekolah, nurjaman kecil mengembala kambing dan hasil dari mengembala kambing digunakan untuk biaya sekolah di tingkat sd sampai mtsn atau setara smp . Kemiskinan bukan berarti harus meminta-minta untuk dikasihani melainkan harus dihadapi dengan bekerja dan berusaha. Dirinya pernah berkata “ Kemiskinan yang dijalani dengan tepat akan mematangkan jiwa”. Begitulah prinsipnya yang dijunjung tinggi sampai sekarang. Karir Nurjaman Sebelum saya mengulas tentang karir Nurjaman, saya akan sedikit mengulas tentang riwayat pendidikannya. Dirinya mulai bersekolah di SDN karang tanjung II pada tahun 1997. Setelah tamat ia melanjutkan ke sekolah lanjutan tingkat pertama di MTsN 1 cililin, yang lulus ditahun 2006. Pada masa SMP dirinya juga sempat mengikuti beberapa kegiatan organisasi sekolah dan menduduki beberapa jabatan penting, seperti, Ketua Pramuka, Ketua osis, dan Paskibra. Dirinya juga sempat mendalami ilmu agama di pondok pesantren nurul huda membuat grup nasyid “Arrojaz”, dan sempat juara 1 di Kecamatan Batu Jajar. Selain itu, individunya yang ramah dan bersahabat membuat dirinya akrab dengan masyarakat tempat tinggalnya. Setelah lulus dari MtsN dirinya bersama kaka kandungnya, Miftah Sunandar, Kakak ke limanya, untuk hijrah ke Depok melanjutkan bersekolah SMA disana. Setibanya di Depok, dirinya melanjutkan pendidikannya di Sma perintis depok pada tahun 2006 dan selesai di tahun 2009. Perjalanan hidup perjuangannnya lantas tidak berhenti sampai disana, dirinya juga harus bekerja sambilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya dalam bersekolah. Hal inilah yang menyebabkan Nurjaman remaja tidak terlalu aktif didalam beroganisasi di masa SMA. Sosok remaja saat memakai seragam putih abu-abu ini terkenal ramah dengan temannya, dan cenderung aktif. Setelah lulus dari SMA, dia melanjutkan Kuliah di Universitas Pancasila. Pria yang masih kecilnya bercita-cita menjadi notaris dan PPAT ini menekuni pendidikan di Fakultas Hukum dari tahun 2009 sampai 2013. Sewaktu dirinya berkuliah, Nurjaman juga aktif dibeberapa kegiatan kampus, seperti Peradilan semu dan UKM Photo Up. Dia sewaktu kuliah juga dikenal sebagai sosok yang pekerja keras yang memang sudah tumbuh sejak dirinya kecil, dikarenakan di usia mudanya telah memegang sejumlah perusahaan, diantaranya yaitu, Presiden Direktur PT Suara Cemerlang dan Direktur Utama (Dirut) PT> MPM Transway. Setelah lulus dari kuliah, naluri kemasyarakatannya yang memang sudah terpupuk dari kecil didalam ruang lingkup social membuat batin dan hatinya merasa terpanggil untuk menjadi anggota DPRD Kota Depok. Nurjaman dan Politik Depok Keprihatinan dirinya terhadap masyarakat Depok yang dinilai belum mendapat perhatian dari pemerintah membuat dirinya terpanggil untuk berjuang menyampaikan aspirasi masyarakat agar tersampaikan. Dirinya bersama Partai Hanura memberanikan diri untuk ikut serta dalam Pemilihan Legislatif untuk menjadi anggota DPRD Kota Depok di Dapil Beji, Limo, dan Cinere. Perjuangan masa kecilnya membuat dirinya berani dan tertantang, apalagi dirinya masih muda dan menilai beberapa sektor yang memang penting di masyarakat tidak tersentuh. Pemerintah seolah-olah diam dan tidak berdaya. “Saatnya pemuda berkarya dan berbuat untuk Kota ini, walaupun saya tidak lahir di Depok saya merasa terpanggil untuk membenahi Kota ini,” salah satu ungkapan saat dirinya terpilih menjadi anggota DPRD Kota Depok Periode 2014-2019. Sekarang ini remaja yang hobby di dunia photografi telah duduk menjadi DPRD Kota Depok dan untuk menjalankan sunah Rasulullah saw, dirinya pun menikahi Fitri Kamilah, Amd.Keb sebagai teman hidupnya dan teman untuk mendampingi dia dalam bertugas membawa aspirasi masyarakat. Dia juga Ingin benar-benar mengabdi untuk masyarakat sepenuh hati dan karena usia yang masih muda ingin mengabdi dan terus berkaya untuk Kota Depok, dan Bangsa ini. (Wahyu/DNN)